Motor Aman, Helm Hilang

Berbeda dengan motor di Jawa, di Tarakan motor aman. Nampak di pinggir-pinggir jalan, di samping-samping rumah, motor terpakir tak beraturan, bahkan banyak yang meninggalkan kunci di sepeda motor tersebut. Malam haripun, motor juga tidak dimasukkan ke dalam rumah. Cukup diparkir di depan atau samping rumah.

Apakah tidak khawatir hilang? Ketika saya tanyakan ini kepada teman-teman di Tarakan motor nggak akan hilang. Jarang sekali motor hilang. "Seribu satu, namun juga pernah ada yang hilang. Buktinya motor saya tidak kembali", kata Hasan Basri, seseorang yang pernah motornya hilang dan tidak kembali.

Keamanan motor di Tarakan tidak lepas dari geografinya, dikelilingi laut. Sehingga kalau mau membawa motor ke luar Tarakan harus melewati pelabuhan, itupun dengan surat dan dokumen yang lengkap. Selain wilayahnya yang kecil, hanya ditempuh tidak lebih 30-45 menit mampu mengeliligi Tarakan.

Di luar rumah dgn kunci tergantung
Seorang polisi yang kami tanya mengatakan bahwa Tarakan memang aman untuk motor. Mengapa? Karena memang tidak mungkin mengeluarkan motor dari Tarakan. Selain itu, jika ingin mencuri mereka lebih senang ke tambak, merampas orang-orang yang sedang panen di tambak, selain hasilnya besar juga lebih mudah dengan memakai speadboat. Para petambak kalau panen hasilnya sampai puluhan dan ratusan juta.

Namun demikian, bukan berarti tidak ada pencurian, helm menjadi sasaran. Karena itu, jika Anda melihat motor terparkir berserakan di pinggir-pinggir jalan biasanya tanpa helm. Helm mereka bawa masuk karena khawatir di curi orang. Termasuk ketika Anda melaksanakan shalat di Masjid, minimal ada pengamanan untuk helm, entah di bawah masuk ataupun di kunci di jok belakang sepeda motor.

Hal lain, motor favorit di Tarakan adalah Yamaha. Ini berbeda dengan di Jawa yang menjadi fovorit adalah Honda. Selain favorit, harganya juga lebih tinggi dan stabil, sama dengan di Jawa Honda juga biasanya harganya lebih tinggi dan stabil.
Berderet di luar rumah malam hari